teks pidato
oleh : Kang Nawa
Assalamualaikum Wr.Wb
Dewan juri yang terhormat
Bapak-bapak dan ibu-ibu yang saya hormati
Serta temen-temen yang saya sayangi
اِنًّ الْحَمْدَ لِلَّه وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِا للَّه
اَلصَّلاَةُ وَ السّلآمُ عَلىَ نَبِيِّنَا مُحًمَّدٍ صلى الله عليه
وسلم وَعَلَي اَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِنْ (اَمَّا بَعْدُ )
Puji
syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan banyak
nikmat kepada kita semua terutama nikmat iman dan islam , nikmat panjang umur
serta nikmat sehat wal’afiat, sehingga kita bisa berkumpul di tempat yang insya
Allah dimuliakan oleh Allah SWT amin...
Shalawat
teriring salam semoga tercurahkan kepada junjungan nabi besar kita nabi Muhammad
SAW, yang telah membawa ummatnya dari zaman jahiliah menuju zaman Islamiyah dan
dari alam kegelapan menuju alam yang terang benderang ini, semoga kita menjadi
pengikutnya yang setia hingga akhir zaman.
Hadirin walhadirot Rahima kumullah . . .
Berdirinya saya disini akan berbicara tentang “KEJUJURAN”
KEJUJURAN adalah
tanda bukti keimanan. Orang mukmin pasti jujur. Jikalau tidak jujur, berarti
keimanannya sedang diserang penyakit munafik. Sebagaimana kita ketahui munafik
itu orang bermuka dua, yang di luar berkata iya, di dalam berkata tidak.
Suatu hari salah
satu sahabat Nabi bertanya padanya. “Apakah mungkin orang mukmin itu pelit?,
dan Rasul menjawab “Mungkin saja”, lalu ia bertanya lagi “Apakah mungkin orang
mukmin itu pengecut?” Nabi menjawab lagi “Mungkin saja”. Tapi ketika sahabat
Nabi itu bertanya “Apakah mungkin seorang mukmin berbohong? Nabi menjawab
“Tidak” (HR Imam Malik dalam kitab Al-Muwaththa)
Teman-teman yang
Berbahagia,
Apa yang bisa
kita pelajari dari Hadist tersebut? Hadist tersebut mengajarkan kita untuk
berkata jujur. Karena orang mukmin tidak mungkin berbohong. Karena kejujuran
adalah pangkal semua perbuatan baik manusia. Tidak ada perbuatan dan ucapan
baik kecuali kejujuran.
Oleh sebab itu,
Allah menyuruh orang-orang mukmin agar selalu berkata benar dan berlaku jujur.
Ini diperintah oleh Allah melalui firman-Nya.
يَااَيُّهَا الَّذِيْنَ اَمَنُوْ اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً
سَدِيْدًا
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada
Allah dan katakanlah perkataan yang jujur dan benar”. (al-Ahzab: 70)
Hadirin walhadirot Rahimakumullah . . .
Sebagai penutup, Kejujuran
adalah tiang agama, sendi akhlak, dan pokok rasa kemanusiaan manusia. Tanpa
kejujuran, agama tidak lengkap, akhlak tidak sempurna, dan seorang manusia
tidak sempurna menjadi manusia. Di sinilah pentingnya kejujuran bagi kehidupan.
Rasulullah SAW telah bersabda yang artinya:
“Tetap berpegang
eratlah pada kejujuran. Walau kamu seakan-akan melihat kehancuran dalam
berpegang teguh pada kejujuran, tapi yakinlah bahwa di dalam kejujuran itu
terdapat keselamatan.” (HR Abu Dunya) الصدقُ
مَنْجًى
Mungkin sekian
pidato dari saya, kurang lebihnya saya mohon maaf.
Wassalamu’alaikum
Wr.Wb.
post by : nawa_adam@ymail.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar