Rabu, 07 Oktober 2015

teks pidato tema kejujuran



teks pidato

oleh    : Kang Nawa

Assalamualaikum Wr.Wb

Dewan juri yang terhormat
Bapak-bapak dan ibu-ibu yang saya hormati
Serta temen-temen yang saya sayangi

اِنًّ الْحَمْدَ لِلَّه وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِا للَّه
اَلصَّلاَةُ وَ السّلآمُ عَلىَ نَبِيِّنَا مُحًمَّدٍ صلى الله عليه وسلم وَعَلَي اَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِنْ (اَمَّا بَعْدُ )
Puji syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan banyak nikmat kepada kita semua terutama nikmat iman dan islam , nikmat panjang umur serta nikmat sehat wal’afiat, sehingga kita bisa berkumpul di tempat yang insya Allah dimuliakan oleh Allah SWT amin...
Shalawat teriring salam semoga tercurahkan kepada junjungan nabi besar kita nabi Muhammad SAW, yang telah membawa ummatnya dari zaman jahiliah menuju zaman Islamiyah dan dari alam kegelapan menuju alam yang terang benderang ini, semoga kita menjadi pengikutnya yang setia hingga akhir zaman.

Hadirin walhadirot Rahima kumullah . . .

Berdirinya saya disini akan berbicara tentang “KEJUJURAN”
 KEJUJURAN adalah tanda bukti keimanan. Orang mukmin pasti jujur. Jikalau tidak jujur, berarti keimanannya sedang diserang penyakit munafik. Sebagaimana kita ketahui munafik itu orang bermuka dua, yang di luar berkata iya, di dalam berkata tidak.
Suatu hari salah satu sahabat Nabi bertanya padanya. “Apakah mungkin orang mukmin itu pelit?, dan Rasul menjawab “Mungkin saja”, lalu ia bertanya lagi “Apakah mungkin orang mukmin itu pengecut?” Nabi menjawab lagi “Mungkin saja”. Tapi ketika sahabat Nabi itu bertanya “Apakah mungkin seorang mukmin berbohong? Nabi menjawab “Tidak” (HR Imam Malik dalam kitab Al-Muwaththa)
Teman-teman yang Berbahagia,
Apa yang bisa kita pelajari dari Hadist tersebut? Hadist tersebut mengajarkan kita untuk berkata jujur. Karena orang mukmin tidak mungkin berbohong. Karena kejujuran adalah pangkal semua perbuatan baik manusia. Tidak ada perbuatan dan ucapan baik kecuali kejujuran.
Oleh sebab itu, Allah menyuruh orang-orang mukmin agar selalu berkata benar dan berlaku jujur. Ini diperintah oleh Allah melalui firman-Nya.    
يَااَيُّهَا الَّذِيْنَ اَمَنُوْ اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang jujur dan benar”. (al-Ahzab: 70)
Hadirin walhadirot Rahimakumullah . . .
Sebagai penutup, Kejujuran adalah tiang agama, sendi akhlak, dan pokok rasa kemanusiaan manusia. Tanpa kejujuran, agama tidak lengkap, akhlak tidak sempurna, dan seorang manusia tidak sempurna menjadi manusia. Di sinilah pentingnya kejujuran bagi kehidupan. Rasulullah SAW telah bersabda yang artinya:
“Tetap berpegang eratlah pada kejujuran. Walau kamu seakan-akan melihat kehancuran dalam berpegang teguh pada kejujuran, tapi yakinlah bahwa di dalam kejujuran itu terdapat keselamatan.” (HR Abu Dunya) الصدقُ مَنْجًى    
Mungkin sekian pidato dari saya, kurang lebihnya saya mohon maaf.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
post by : nawa_adam@ymail.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar