TUNDUKNYA PARA PENYIHIR KEPADA NABI
MUSA AS
Post by : Kangnawa07@gmail.com, on Oktober-08-2015
[
Pada suatu hari Allah memerintahkan
kepada Nabi Musa AS. Untuk kembali ke Negeri Mesir dalam misi dakwah mengajak
Fir’aun untuk menyembah Allah SWT.
Sesampai di Mesir Nabi Musa menemui
Fir’aun seraya berkata “Hai Fir’aun dengarkan kata-kataku bahwa tidak ada tuhan
selain Allah marilah bersamaku menyembah-Nya”.
Dengan rasa kaget luar biasa
bercampur marah Fir’aun menjawab “lancang betul kau Musa... sungguh kau tidak
tahu diri, berani kau mengatakan ada tuhan selain aku ha..ha..ha.... hai Musa
apa buktinya kalau ada tuhan yang lebih hebat daripada aku?”
Dengan ijin Allah SWT. Musa
menunjukan telapak tangannya yang mengeluarkan cahaya. Betapa terkejutnya
Fir’aun melihat kejadian itu. Karena kesombongannya bukan lantas mengakui
kehebatan Nabi Musa AS. Bakhan Fir’aun mengingkari dan berkata “ini adalah
sihir” maka Fir’aun menantang Nabi Musa AS. Untuk melawan para tukang sihir
hebat yang ada di penjuru Mesir.
Pada hari yang telah ditentukan
berkumpullah Fir’aun beserta pengikutnya, dan para tukang sihir hebat untuk
menantang mukjizat Nabi Musa AS. Yang mereka anggap sihir.
“wahai tukang sihirku... cepat keluarkan kehebatanmu
pada Musa yang telah menghinaku” Ujar Fir’aun.
Maka para tukang sihir Fir’aun
melemparkan tali-tali yang menjadi ular-ular yang menjijikan dan mematikan
mendekati Nabi Musa AS.
Di tengah kebingungan dan ketakutan
Nabi Musa AS meminta pertolongan kepada Allah SWT. Kemudian Allah menjawab
permohonannya dengan menyuruh Nabi Musa AS melemparkan tongkat yang dipegang
Nabi Musa AS. Tongkat itupun menjelma menjadi ular yang sangat besar sehingga
memakan ular-ular penyihir Fir’aun.
Melihat kejadian tersebut para
penyihir Fir’aun tertunduk malu dan mereka berkata “kami beriman kepada Tuhanya
Musa”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar