Rabu, 07 Oktober 2015

kumpulan sastra



TUNDUKNYA PARA PENYIHIR KEPADA NABI MUSA AS
Post by : Kangnawa07@gmail.com, on Oktober-08-2015
[
Pada suatu hari Allah memerintahkan kepada Nabi Musa AS. Untuk kembali ke Negeri Mesir dalam misi dakwah mengajak Fir’aun untuk menyembah Allah SWT.
Sesampai di Mesir Nabi Musa menemui Fir’aun seraya berkata “Hai Fir’aun dengarkan kata-kataku bahwa tidak ada tuhan selain Allah marilah bersamaku menyembah-Nya”.
Dengan rasa kaget luar biasa bercampur marah Fir’aun menjawab “lancang betul kau Musa... sungguh kau tidak tahu diri, berani kau mengatakan ada tuhan selain aku ha..ha..ha.... hai Musa apa buktinya kalau ada tuhan yang lebih hebat daripada aku?”
Dengan ijin Allah SWT. Musa menunjukan telapak tangannya yang mengeluarkan cahaya. Betapa terkejutnya Fir’aun melihat kejadian itu. Karena kesombongannya bukan lantas mengakui kehebatan Nabi Musa AS. Bakhan Fir’aun mengingkari dan berkata “ini adalah sihir” maka Fir’aun menantang Nabi Musa AS. Untuk melawan para tukang sihir hebat yang ada di penjuru Mesir.
Pada hari yang telah ditentukan berkumpullah Fir’aun beserta pengikutnya, dan para tukang sihir hebat untuk menantang mukjizat Nabi Musa AS. Yang mereka anggap sihir.
“wahai tukang sihirku... cepat keluarkan kehebatanmu pada Musa yang telah menghinaku” Ujar Fir’aun.
Maka para tukang sihir Fir’aun melemparkan tali-tali yang menjadi ular-ular yang menjijikan dan mematikan mendekati Nabi Musa AS.
Di tengah kebingungan dan ketakutan Nabi Musa AS meminta pertolongan kepada Allah SWT. Kemudian Allah menjawab permohonannya dengan menyuruh Nabi Musa AS melemparkan tongkat yang dipegang Nabi Musa AS. Tongkat itupun menjelma menjadi ular yang sangat besar sehingga memakan ular-ular penyihir Fir’aun.
Melihat kejadian tersebut para penyihir Fir’aun tertunduk malu dan mereka berkata “kami beriman kepada Tuhanya Musa”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar